Dalam suatu petaka
kamu adalah rasa takut yang paling kupuja.
Tiada tawa yang lahir prematur,
dalam kisah yang kumulai indah ini.
Dan,
Semua rasa yang kucipta itu,
kini bisa kuhembuskan dengan damai.
Mungkin hatiku,
tempat bersandar yang terlupa.
semoga kamu tahu.
meski telah mati,
masa lalu itu akan tetap nyata.
jika berkenang kau buka telinga,
ada kata yang ingin kusampaikan.
Bahwa
daripada kata perpisahan itu
yang lebih menyakitkan adalah kenyataan,
bahwa aku tak pernah diperjuangkan.
Sempat tak lagi kulihat bintang di angkasa
karena semenjak kamu tak ada,
aku buta.
sempat tak kudengar lagi gemercik air berbunyi,
saat suaramu tak ada lagi memanjakanku.
tanpa kamu,
pelangi hanyalah lengkungan hitam-putih.
Hari ini aku sadar,
tak ada lagi hari kemarin itu.
saat ini aku hanya percaya
tak akan mampu seorang aku
melihat dan memeluk laju angin.
ini aku,
dengan semua pesan yang tertahan
saat kau putuskan menghapusku.
jika seorang kamu
telah menjadi sebuah masa lalu, maka
perkenangkan aku menjadi
seorang pelupa
R.R
05.08.14

Tidak ada komentar:
Posting Komentar