Selasa, 10 Juni 2014

WAKTU TAK PERNAH MENUNGGUIMU

OLEH: RIKA RAHAYU

   
   Tidak terlalu sendiri, aku bersyukur memiliki teman yang sangat setia menemani sejak dua tahun lalu.
Bahkan saat aku meninggalkan kesadaran, dia tetap ada.
Bayangkan, dimana lagi bisa menemukan teman yang begitu setia di sisimu bahkan saat   makeup-mu luntur karena menangis?....*

Mari kuperkenalkan pada kalian, namanya : WAKTU

"Kamu ingin melewatkan malam ini dengan mata terbuka lagi?" dia membuka percakapan.

"Ah, aku cuma ingin bertemu hujan" jawabku sambil menghembuskan udara tuli yang kebetulan lewat di depan bibirku.

"Alasan" jawabnya dengan tawa ketus,
"kamu hanya ingin menabung air mata dengan sikap kekasihmu yang tak ingin kau tau, dan kemudian pikiranmu akan kau paksa untuk bersedih" tambahnya.

"Apaan sih? Dasar ga jelas!" balasku tak kalah ketus sambil melempar pandang pada kaca besar yang menembus langit gelap dan tak punya bayangan bintang.
Samar-samar dari pantulannya aku lihat, kantung mataku hampir menyerupai milik pemimpin negara yang terus tertimpa bencana lalu dihardik rakyat.

"Sudahlah,dia tidak akan merubahnya" katanya lagi mengganggu diamku.

"Aku tahu"

"Lalu?"

"LALUuuuu....??? Daripada kamu banyak bertanya, lebih baik kau bantu aku!" (akhirnya emosiku naik juga.)

"Bantu bagaimana?" tanyanya bingung.

"Gimana sih? kamu kan waktu, harusnya kamu bisa dong bantu aku sejenak melupa. Kamu pikir aku seneng apa kaya gini terus? Menangis setiap malam sambil mendekap pigura, sedangkan orang di dalam foto ini mungkin sedang asik bercinta dengan wanita yang mungkin bukan kekasihnya?!?" >_<
kutembaki dia dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah aku kandung selama ini.
Seperti melahirkan prematur rasanya, karena semua seperti tidak cukup.
Tabung di dadaku ini masih terlalu berat untuk diroketkan.

Dia hanya diam, melihatku dengan pandangan kosong, mataku yang dihiasi air mata yang tidak lagi dia indahkan.
Kulihat dia bergerak, dan aku mulai panik.

"Mau kemana?!?"

"Aku harus pergi dong, kamu pikir aku akan di sini selamanya menemanimu basah?
Bukankah kamu tahu, bahwa aku tidaklah pernah mau menunggu, kamu mau aku disini sampai kapan? sampai matamu menjadi keriput karena orang yang kau banggakan itu? sampai matamu membengkak karena seorang pria, yang tak pernah memberimu sebuah perhatian, dan sibuk dengan kisahnya bersama wanita yang tidak kamu tau, itu maumu....!!!!???"

Dalam diam panjangku....
Ku biarkan WAKTU itu pergi dan berlalu..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar