Kamis, 19 Juni 2014
SOULMATE
OLEH : RIKA RAHAYU
Saya tidak percaya konsep soulmate.
Bagi saya, soulmate adalah sesuatu yang abstrak.
Konsep rekaan manusia untuk melariskan dagangan bunga, cokelat, kartu Valentine, fiksi romantis dan apa pun yang menghasilkan duit.
Soulmate, menurut saya, adalah konsep yang konyol, kalau tidak kejam.
Manusia dikotak-kotakkan dan dicemplungkan dalam wadah kedap udara.
Kamu baru lengkap kalau sudah menemukan soulmate-mu.
Bagaimana jika belum? Selamat, kamu akan menghabiskan sisa hidupmu mencari soulmate. Puteri bersepatu kaca atau pangeran berkuda putih, yang akui sajalah, makin sulit ditemukan di rimba bagunan kota saat ini.
Soulmate, baru-baru ini aku pernah mempercayainya.
Tapi tidak hari ini, soulmate hanya membuatku menciptakan mimpi, yang sebenarnya kutahu tidak mungkin.
soulmate hanya mengenalkanku janji ikatan, yang sebenarnya kutahu bahwa itu omong kosong.
soulmate hanya mengajariku cara terbang tanpa sayap, yang kemudian akan menghempaskanku ke tanah dan menyisahkan memar raksasa.
soulmate hanya membuatku malu, curhat hal yang tak penting kepada Tuhan, yang sebenarnya lebih pantas kugunakan untuk curhat tentang parfum terbaruku, team football andalangku atau tentang kucing kesayanganku (saya rasa itu sedikit lebih pantas untuk kucurhatkan dengan Tuhan).
soulmate, soulmate, aaalaaaah...
itu hanya imajinasi yang diciptakan oleh anak-anak ABG yang tak berminat dengan pelajaran sekolah.
aku sudah tak mempercayainya hari ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar